Perbanyak Porsi Sayuran Hijau Dan Kacang-Kacangan

TANGGAPAN PAKAR: Kacang-kacangan dan sayuran merupakan makanan yang dianjurkan untuk kesehatan. Suatu penelitian kohort (studi dengan dua atau lebih kelompok orang yang memiliki karakteristik serupa) yang dilakukan oleh Bao dkk. pada 2001 juga menemukan, mamil yang lebih banyak me ngonsumsi protein dari nabati, contohnya kacang, memiliki risiko 50% lebih rendah untuk menderita DG.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Namun, penelitian ini belum dapat menerangkan bagaimana mekanisme terjadinya hal ini secara pasti. Sayuran hijau yang kaya serat dipercaya mampu men stabilkan kadar gula dalam darah, karena serat dapat memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah sehingga lonjakan kadar gula darah dapat dicegah. Demikian pula dengan kacang-kacangan. Itulah meng apa, kacangan-kacangan dan sayuran hijau sangat disaran kan dikonsumsi agar mamil terhindar dari DG.

# Perempuan dengan riwayat DG berisiko lebih tinggi untuk menderita diabetes tipe 2, beberapa tahun setelah melahirkan. Demikian riset yang dimuat di Journal of Clinical Endocrin ology & Metabolism. Menurut Vanita Aroda, MD, salah satu peneliti yang berasal dari MedStar Health Research Institute di Hyattsville, Maryland, adanya perubahan gaya hidup maupun pemberian obat, bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2 di kemudian hari.

TANGGAPAN PAKAR: Ya, adanya penanganan serius untuk diabetes, misalnya, modifi kasi gaya hidup dan pemberian obat, biasanya dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Banyak artikel menyebutkan, DG dan obesitas merupakan faktor risiko terjadinya diabetes tipe 2. Hal ini berhubungan dengan resistansi insulin yang meningkat pada keduanya. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa upaya untuk menurunkan tingkat resistansi insulin dengan cara memodifikasi gaya hidup.

Gaya hidup sehat, salah satunya ditandai dengan rutin berolahraga. Olahraga teratur mampu menstabilkan berat ba dan dan mengusir lemak. Lemak yang berlebih dapat menyebabkan resistansi insulin. Gaya hidup sehat ditandai pula dengan cermat memilih makanan yang dikonsumsi. Hindari makanan siap saji dengan kadar karbo hidrat dan lemak tinggi. Perbanyak mengonsumsi sayuran dan buah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *