Toast dan Duel Kipas Bag8

Di belakang mereka, para penari lain duduk bersimpuh dengan formasi 3-1-3. Saat berganti gending, gerak unsur ”silat” Cina mulai tampak. Sabetan-sabetan selendang merah dan adegan para penari bersama-sama melakukan kayang—membengkokkan badan ke belakang seperti tarian Legong atau tari topeng Indramayu—menjadikan tari terlihat dinamis.

Sekali waktu, Nungki Kusumastuti berada di tengah lingkaran. Pada saat para penari terpisah duduk bersimpuh diagonal dengan formasi 3-5, dari samping ia menembang sendirian. Menyatakan kasmarannya kepada Jayeng Rana. Tumanem ing cipta Wening ing prasetyo Gumelar bumi langit Weh edining bawono Sunaring kasetyan jati Adanya tembang individual dan kelompok yang silih berganti merupakan khas Padnecwara.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *