Dari Nusantara 21 Hingga Palapa Ring bersama fin888 Bag2

Dari Nusantara 21 Hingga Palapa Ring bersama fin888 Bag2 – Telkom lantas mencanangkan pembangunan Palapa Ring dengan dana internal perusahaan. Telkom menamakan proyek berkelanjutan yang disebut Indonesia Digital Network (IDN). IDN dimulai dengan ID-Ring, yaitu program pembangunan infrastruktur. Setelah jaringan ada, dilanjutkan dengan program ID-Access yang menyediakan koneksi Internet broadband lewat Fiber Optik, selular, dan Wi-Fi. Selanjutnya, jaringan dan koneksi yang tersedia bisa digunakan untuk ID-Convergence. Mengutip presentasi Direktur Utama Telkom, Indra Utoyo di gelaran National Broadband Symposium (NBS) 2014, infrastruktur yang sudah tersedia digunakan untuk mengakselerasi kreativitas komunitas digital, membangun smart city, dan ekosistem nasional yang berbasis aplikasi.

Selain itu, Telkom juga akan membangun data center seluas 10 hektar. NBS 2014 adalah bagian dari Indonesia Infrastructure Week 2014. Saat ini, Telkom sudah memulai inisiatif untuk mengembangkan ID-Access dengan membangun menara-menara Wi-Fi yang dikenal dengan @Wifi-ID. Sementara ID-Convergence pun sudah dimulai dengan membantu sejumlah kementerian, BUMN, pemerintah kota dan kabupaten dengan membangun aplikasi untuk kegiatan mereka. Untuk pemerintah kabupaten/kota, aplikasi Telkom untuk mewujudkan perizinan satu atap telah digunakan diantaranya di Kabupaten Sleman, aplikasi pembayaran PBB di Kabupaten Lamongan, aplikasi e-kelurahan seperti di Kota Bandung, Kota Banda Aceh, hingga Makassar.

Untuk BUMN, Telkom memenangkan tender PT KAI untuk membuat aplikasi dan membenahi layanan mereka dengan menerapkan TI mulai dari pemesanan tiket kereta jarak jauh, juga pembenahan sistem tiket KRL Jabodetabek. Selain itu, Indra juga menyebutkan bahwa selain menggelar kabel bawah laut dan bawah tanah seperti dilakukan lewat Palapa Ring, peran satelit untuk menggelar layanan Internet di daerah terpencil tetap diperlukan. Untuk itu, dalam presentasinya, Telkom kembali akan meluncurkan satelit Telkom 3 pada 2016. “Menggelar Internet di daerah rural perlu penanganan khusus karena tantangannya lebih besar ketimbang menggelar di daerah perkotaan,” jelasnya.

Pada 2013, pemerintah menggelar Palapa Ring tahap II yang mencakup Maluku dan Papua. Dalam program ini pemerintah rencananya ikut mendanai lewat dana USO. Sayangnya, dana ini tertahan dan proyek tendernya pun tertunda-tunda. Meski demikian, Telkom tetap melanjutkan program pembangunan pita lebar di wilayah itu dengan program ID-Ringnya. “Saat ini Telkom tengah mengerjakan proyek Palapa Ring tahap II yang disebut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS). Nanti proyek itu akan dilanjutkan sampai ke Papua Nugini,” kata Menteri BUMN Dahlan Iskan pada Maret silam di Kantor Kementerian BUMN, seperti dikutip dari Kompas.com. Indra memperkirakan pembangunan SMPCS hingga Papua akan selesai pada 2015.

Sumber : https://net89.net/

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *