Kebencian Yang Bertahan Lama Bag8

Pernyataan Donald Trump dan koleganya yang terang-terangan antimuslim berbanding lurus dengan peningkatan kejahatan terhadap warga muslim dan minoritas lain yang dianggap muslim. Hasil penelitian Pusat Pemahaman Muslim-Nasrani Universitas Georgetown menunjukkan, sejak pengumuman kandidat pada Maret 2015, terjadi 180 kali kejahatan antimuslim, termasuk 12 pembunuhan dan 34 serangan fsik.

Sedangkan sejak masa kampanye presiden pada Agustus 2015, warga muslim Amerika mengalami serangan dua kali lipat dari sebelumnya. Saat Trump menyerukan menutup masjid setelah serangan Paris dan penembakan massal di San Bernardino, California, pada Desember 2015, serangan terhadap masjid, sekolah Islam, dan kediaman warga muslim meningkat tiga kali lipat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *