Mencegah Zika Datang Bag2

Sakit kepala atau Sefalgia. Sekali lagi, bila ada kecurigaan ibu hamil menderita zika, dokter umumnya akan menanyakan apakah yang bersangkutan baru mengunjungi daerah yang terkena wabah virus zika, mi salnya Amerika Latin (dalam waktu sebulan terakhir ini)? Kemudian akan dilihat gejala yang ada, apakah ada keluhan mirip influenza, misalnya demam, bercak ke merahan pada kulit, nyeri pada persendian, dan konjungtivitis (mata merah)?

Lowongan kerja FSJ Jerman gratis untuk lulusan SMA “

Sebab, gejala virus zika sering kali ringan, berakhir dalam beberapa hari hingga seminggu. Keluhan yang berat dan memerlukan rawat inap di rumah sakit (RS) jarang terjadi. Masa inkubasi virus zika 2–7 hari. Pada ibu hamil yang diduga terinfeksi virus zika, juga akan ada pengambilan data tentang kehamilannya: kapan hari pertama haid terakhir (HPHT), apakah ada gejala infeksi, bagaimana riwayat kehamil an sekarang dan yang lalu (bila ada), serta bagaimana lingkungan di sekitar rumahnya. Dokter juga akan melihat kemungkinan adanya infeksi dengue dan atau chikungunya.

Bagaimana dengan pemeriksaan darah? Pemeriksaan darah rutin tidak menunjukkan gambaran khas infeksi virus zika. Untuk membedakan dengan demam dengue, pada lima hari pertama infeksi (fase viremia), dapat diperiksa NS-1 Dengue. Setelah fase tersebut dapat diperiksa IgG dan IgM Dengue. Pemeriksaan darah lengkap, gula darah, fungsi hati, fungsi ginjal dan analisis urine diperlukan untuk pemantauan keadaan pasien dan juga bayinya yang baru lahir.

Pada minggu pertama demam, virus zika dapat dideteksi dari serum dengan pemeriksaan RT-PCR. Pemeriksaan laboratorium dilakukan dalam lima hari pertama sejak tanda infeksi virus zika terlihat. Disebabkan belum adanya vaksin atau pengobatan spesifik untuk virus ini, pengobatan zika “hanya” berfokus pada gejala yang ada, maka ibu hamil yang terinfeksi virus zika perlu melakukan hal-hal sebagai berikut: • Istirahat cukup. • Konsumsi cukup air untuk mencegah dehidrasi. • Minum obat-obatan yang dapat mengurangi demam atau nyeri (misalnya acetaminophen).

Acetaminophen adalah obat penghilang nyeri dan penurun panas, juga dapat untuk menghilangkan sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, sakit pinggang, dan sakit gigi. Harus hati-hati pada ibu hamil dan menyusui, termasuk golongan C). Untuk konsultasikan pada dokter sebelumnya. • Jangan mengonsumsi aspirin atau obat-obatan NSAID (nonstereoid antiinfl amation) lainnya. Karena dapat menimbulkan efek samping berupa keluhan mual, nyeri uluhati, dan gangguan pencernaan. • Cari pengobatan ke pelayanan kesehatan terdekat.

artikel sebelumnya : http://messiniaonline.net/2021/07/29/mencegah-zika-datang/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *