Microsoft gratiskan lisensi Windows untuk phone dan tablet di bawah 9″

Entah terlambat atau tidak, Microsoft akhirnya memutuskan langkah strategis yang belum pernah diambilnya selama ini. pada konferensi BUiLd 2014 di San Francisco, california, awal April lalu, Microsoft memberikan konfirmasi bahwa sistem operasi (oS) windows akan tersedia secara gratis (tanpa biaya lisensi) bagi para produsen smartphone dan tablet. Syaratnya, produk yang dibuat tersebut harus memiliki ukuran layar di bawah 9 inci. Model bisnis win dows dengan sistem lisensi yang menjadi andalan Microsoft dalam meraup untung selama ini mulai digoyang oleh konsep open source yang ditawarkan Google pada Android oS dan chrome oS.

Keberhasilan strategi baru ini dalam mengganjal popularitas Google Android di dunia mole oS masih perlu ditunggu. indikasi adanya respons positif dari produsen baru dapat dilihat paling cepat paruh tahun in atau awal tahun depan nanti. Android oS sendiri bukan hanya menerapkan lisensi gratis bagi produsen tetapi juga lebih fleksibel karena bersifat open source dan tidak dibatasi ukuran layar suatu produk. Selama ini, Microsoft menagih tarif lisensi windows sekitar US$ 5 hingga US$ 15 per device­nya. Strategi lisensi ini pernah mengalami masa jaya di saat pc masih menjadi target konsumen.

Freesync Bakal Diadopsi Vesa

Teknologi AMd FreeSync untuk mensinkronisasikan refresh rate monitor dengan frame rate graphics card dianggap bersifat lebih terbuka dibandingkan solusi yang ditawarkan nVidia, yaitu G­Sync. oleh karena itu, VESA sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap standar interface displayport kabarnya bakal mengadopsi teknologi AMd FreeSync tersebut pada standar displayport 1.3 untuk fasilitas variable refresh rate­nya.

Update Android 4.4.3 Untuk Perangkat Google Nexus

Sebelum beranjak ke Android oS versi berikutnya, Google telah siap menggulirkan rilis terakhir Android KitKat (4.4.3) untuk beberapa perangkat Nexus. pada update terakhir KitKat ini, Google lebih berfokus pada perbaikan serangkaian bug yang selama ini di temui, seperti kapasitas baterai yang habis secara drastis karena adanya aplikasi di latar belakang yang berjalan dan mengaktifkan kamera, bug pada wi­Fi dan Bluetooth, serta bug lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *